اخبار

Cedera mengerikan dalam sejarah Piala Dunia

الكاتبabdulrahman-mustafaتاريخ النشر
Cedera mengerikan dalam sejarah Piala Dunia
World Cup anh 1

1958 – Robert Jonquet (Prancis). Dalam semifinal Piala Dunia 1958 melawan Brasil, bek Robert Jonquet mengalami patah tulang fibula setelah bertabrakan dengan Vava saat skor 1-1. Meskipun berusaha untuk terus bermain, ia tidak tahan menahan rasa sakit. Saat itu, Piala Dunia tidak mengizinkan pergantian pemain, memaksa tim Prancis bermain dalam kondisi lemah dan akhirnya kalah dari Brasil 2-5. Foto: Wikipedia.

World Cup anh 2

1962 – Pele (Brasil). Pele tidak mengalami cedera serius seperti banyak pemain lain, tetapi masalah otot dalam pertandingan babak penyisihan grup melawan Cekoslowakia memaksanya absen dari sisa Piala Dunia 1962. Absennya pemain nomor 10 itu mengejutkan para penggemar Brasil tetapi membuka jalan bagi Garrincha untuk bersinar, membantu Brasil mengatasi kesulitan dan berhasil mempertahankan gelar juara dunia mereka. Foto: Reuters.

World Cup anh 3

1970 – Franz Beckenbauer (Jerman Barat). Dalam pertandingan semifinal klasik melawan Italia di Piala Dunia 1970, Franz Beckenbauer mengalami dislokasi bahu kanan setelah benturan. Meskipun cedera serius, legenda Jerman itu terus bermain dengan lengannya yang dibalut perban di dadanya. Namun, upaya berani “Sang Kaisar” tidak cukup untuk mencegah Jerman Barat kalah 3-4 dari Italia. Foto: Reuters.

World Cup anh 4

1982 – Patrick Battiston (Prancis). Dalam semifinal Piala Dunia 1982 melawan Jerman Barat, Patrick Battiston (kanan dalam foto) ditabrak langsung oleh kiper Harald Schumacher saat menghadap gawang. Tabrakan tersebut membuat pemain Prancis itu pingsan, mengalami cedera kepala, kehilangan tiga gigi, dan menderita cedera leher. Ini tetap menjadi salah satu momen paling kontroversial dan mengerikan dalam sejarah Piala Dunia. Foto: Instagram.

World Cup anh 5

1990 – Nery Pumpido (Argentina). Piala Dunia 1990 menjadi mimpi buruk bagi kiper Nery Pumpido. Setelah kesalahan yang menyebabkan kekalahan 0-1 melawan Kamerun di pertandingan pembukaan, juara dunia 1986 itu mengalami patah kaki dalam pertandingan melawan Uni Soviet setelah bertabrakan dengan rekan setimnya Oscar Ruggeri Olarticoechea. Cedera tersebut memaksanya untuk meninggalkan turnamen lebih awal di babak penyisihan grup. Foto: Reuters.

World Cup anh 6

1994 – Tab Ramos (AS). Pada babak 16 besar Piala Dunia 1994, gelandang Tab Ramos disikut dengan keras di wajah oleh bek Brasil Leonardo saat terjadi benturan. Tabrakan tersebut mengakibatkan Ramos mengalami patah tulang wajah dan membutuhkan perawatan di rumah sakit, sementara Leonardo mendapat hukuman skorsing dan tidak dapat melanjutkan turnamen. (Gambar diambil dari video .)

World Cup anh 7

1994 – Luis Enrique (Spanyol). Dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 1994 antara Spanyol dan Italia, Luis Enrique disikut di wajah oleh bek Mauro Tassotti di dalam kotak penalti pada menit-menit terakhir pertandingan. Tabrakan tersebut mematahkan hidungnya, membuatnya berdarah deras dan menciptakan salah satu gambar paling mengerikan dalam sejarah Piala Dunia, meskipun wasit tidak memberikan penalti kepada Spanyol. Foto: Reuters.

World Cup anh 8

2014 – Neymar (Brasil). Sebagai harapan utama Brasil di Piala Dunia 2014 yang digelar di kandang sendiri, Neymar harus meninggalkan turnamen setelah mengalami cedera serius di perempat final melawan Kolombia. Tendangan lutut ke punggung oleh Camilo Zuniga menyebabkan bintang nomor 10 itu mengalami patah tulang belakang lumbal ketiga, sehingga absen di semifinal yang penuh bencana di mana Brasil kalah 1-7 dari Jerman. Foto: Reuters.

World Cup anh 9

2022 – Yasser Al-Shahrani (Arab Saudi). Dalam kemenangan bersejarah Arab Saudi 2-1 atas Argentina di Piala Dunia 2022, bek Yasser Al-Shahrani mengalami cedera mengerikan setelah bertabrakan dengan kiper Mohammed Al-Owais. Benturan lutut ke wajah mengakibatkan tulang wajah retak, rahang patah, beberapa gigi tanggal, dan pendarahan internal, yang membutuhkan operasi darurat segera setelah pertandingan. Foto: Reuters.

Sumber: https://znews.vn/nhung-chan-thuong-am-anh-trong-lich-su-world-cup-post1661176.html