Daftar skuad tim nasional Vietnam untuk Piala AFF 2026 menjadi pusat perhatian, tidak hanya bagi penggemar domestik tetapi juga bagi rival regional. Secara khusus, media Indonesia telah menyatakan kekaguman atas peningkatan fisik yang signifikan dari para pemain asuhan pelatih Kim Sang-sik.

Titik balik dalam pengukuran tubuh.
Surat kabar Indonesia Bola Sport baru-baru ini menerbitkan analisis mendalam tentang daftar 28 pemain Vietnam yang baru diumumkan. Surat kabar tersebut menyoroti statistik yang dianggap “mengejutkan” mengingat standar umum sepak bola Asia Tenggara: 15 pemain memiliki tinggi badan 1,80 meter atau lebih.
“Tim Indonesia perlu memperhatikan statistik ini. Ini mengejutkan untuk tim Asia Tenggara, dan terlebih lagi ketika muncul di tim Vietnam,” komentar Bola Sport . Kehati-hatian ini muncul dari fakta bahwa Vietnam biasanya dikenal dengan gaya bermainnya yang terampil dan bertubuh kecil, tetapi sekarang mereka memiliki kekuatan otot dan tinggi badan yang lebih unggul.
“Dinding baja” dalam kerangka kayu
Aspek paling mengesankan dari transformasi fisik pelatih Kim Sang-sik terletak pada posisi penjaga gawang. Ketiga penjaga gawang yang dipanggil memiliki tinggi badan ideal, menghasilkan tinggi rata-rata 1,89 m – angka yang mendekati tinggi rata-rata tim-tim top Asia.
| Kiper | Tinggi |
|---|---|
| Tran Trung Kien | 1,91 m |
| Patrik Le Giang | 1,88 m |
| Dang Van Lam | 1,88 m |
Keberadaan “raksasa” di gawang tidak hanya membantu tim nasional Vietnam mengendalikan situasi udara tetapi juga menciptakan mentalitas yang solid untuk pertahanan. Dalam konteks lawan seperti Indonesia yang aktif menggunakan pemain naturalisasi keturunan Eropa, peningkatan tinggi badan dipandang sebagai solusi taktis yang logis oleh staf pelatih Vietnam.
Strategi untuk meraih posisi teratas di Grup A.
Kekhawatiran pers Indonesia beralasan, karena kedua tim akan saling berhadapan langsung di Grup A Piala AFF 2026 (berlangsung dari 24 Juli hingga 26 Agustus). Selain Indonesia, grup ini juga termasuk Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Namun, para ahli percaya bahwa pertandingan antara Vietnam dan Indonesia akan menentukan posisi puncak di grup tersebut.
Posisi teratas di Grup A sangat penting secara strategis. Tim peringkat pertama akan memiliki keuntungan signifikan untuk menghindari Thailand – tim tersukses di turnamen ini dan kandidat utama untuk posisi pertama di Grup B (yang meliputi Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos) – di semifinal. Dengan skuad pemain yang memiliki fisik ideal dan performa konsisten, pelatih Kim Sang-sik menunjukkan tekadnya untuk merebut kembali posisi teratas di kawasan ini.
Sumber: https://baodanang.vn/dt-viet-nam-so-huu-dan-sao-cao-tren-180m-khien-truyen-thong-indonesia-kinh-ngac-3340874.html